cara mengatasi virus malware di windows 10

Apa sih Itu Malware Malware adalah sebuah software yang dibuat dengan tujuan merusak sistem komputer, jaringan, atau server tanpa sepengetahuan

Teknologiku22.my.id  -mengatasi dan menghapus virus malware di windows 10
mungkin diantara kalain belum tau tentang cara mengatasi virus malware.nah,admin sekarang akan membahas tentang cara mengatasi malware.

mengatasi  virus malware

Apa itu malware dan bagaimana cara mengatasinya 

virus Malware adalah sebuah software yang dibuat dengan tujuan merusak sistem komputer, jaringan, atau server tanpa sepengetahuan si pemiliknya. 

Siapa pun punya potensi untuk terserang malware. Baik pengguna komputer pribadi maupun perusahaan besar . Biasanya malware bisa masuk ke komputer melalui file-file unduhan dari browser maupun dari menghubungkan wifi yang tidak menggunakan  pasword . Jadi  kamu harus selalu berhati-hati ketika berselancar di internet ya teman-teman

    Langsung saja. Tanpa basa-basi lagi. Di bagian ini saya akan bagaimana cara menghilangkan malware lewat 8 cara ampuh, yaitu:

1. Pastikan kamu Sudah Punya Backup

Yang paling utama adalah pastikan kamu sudah punya backup datanya. kamu bisa backup data-data komputer atau laptop kamu di harddisk eksternal atau cloud. Jika telah terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti serangan malware, data kamu tetap aman. 

2. Putuskan Koneksi Internet

Jika komputer atau laptop kamu terhubung dengan internet tanpa menggunakan pasword, segera putuskan koneksi internet ketika kamu merasa malware sudah menyerang. Hal ini dilakukan untuk menghindari transmisi data dari komputer atau laptop  kamu ke pihak lain melalui internet. Selain itu, koneksi internet biasanya adalah jalan masuknya malware.  

3. Jalankan Safe Mode

Safe Mode yaitu pilihan menjalankan Windows yang digunakan ketika hendak memperbaiki kerusakan di perangkat, salah satunya adalah saat terjadi serangan malware. jika kamu ingin masuk ke Safe Mode, yang perlu kamu lakukan adalah:
Restart komputer atau laptop
Tekan F8 di keyboard
nanti akan uncul pilihan Safe Mode, yaitu Safe Mode (tanpa jaringan internet), Safe Mode with Networking (dengan jaringan internet), dan Safe Mode with Command Prompt.
Pilih Safe Mode

4. Hapus Temporary Files

Sebelum melakukan scanning secara menyeluruh, yang harus kamu lakukan adalah menghapus temporary files di perangkat kamu. Ini perlu dilakukan untuk mempercepat proses scanning, meringankan disk space, dan bahkan menghapus beberapa file malware. 

Jika menggunakan Windows 10, kamu bisa mulai menghapus temporary files dengan fitur Disk Cleanup. Ketikkan Disk Cleanup di search bar. Kemudian pilih drive mana yang ingin kamu bersihkan.

5. Scan Perangkat Menggunakan Anti Malware/ anti virus 

Jika kamu sudah punya software anti virus atau anti malware terpasang di komputer/laptop, langsung scan perangkat secara menyeluruh. Proses scanning biasanya akan berlangsung selama 10 menit atau satu jam.kamucukup menunggu sampai proses scanning selesai dan software anti malware akan secara otomatis menghapus malware. 
Baca juga : bagaimana cara kerja router

6. Gunakan Windows Defender

Tidak semua pemilik komputer atau laptop menginstall software anti malware di perangkatnya. Jika kamu termasuk salah satunya, tak perlu khawatir. Sebab Windows sudah menyediakan software anti malware bawaan, yaitu Windows Defender. 

Untuk membuka Windows Defender, klik Settings > Update & Security > Windows Defender. kamu juga bisa langsung ketikkan Windows Defender di search bar. Setelah itu, pilih Open Windows Defender Security Center > Virus & threat protection > Advanced Scan. 

7. Menghapus  Program yang Tidak Dikenal

Setelah proses scanning dan penghapusan malware selesai, kini saatnya untuk menghapus software atau program mencurigakan di perangkat kamu. Lihat daftar program/software yang terinstall di perangkat kamu dan cek apakah ada program yang tidak kamu kenal. 

Untuk mengeceknya, buka File Explorer lalu klik This PC > Computer > Uninstall or change a program. kamu juga bisa membukanya melalui Windows Settings > Apps. Cek satu per satu program di daftar tersebut. Jika ada program yang tidak kamu kenal, langsung uninstall. 

8. Melakukan reset browser

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, malware kerap kali bersumber dari unduhan browser. Maka dari itu, salah satu cara menghilangkan malware juga berhubungan dengan browser. 

Khusus di bagian ini, kamu akan temukan cara menghilangkan malware di browser. Ada tiga browser yang akan kami bahas, yaitu Google Chrome, Mozilla Firefox, dan Microsoft Edge.


  1.  Google Chrome
Ikuti cara dibawah ini menghilangkan malware di Chrome, berikut ini:

  • Buka aplikasi Chrome.
  • Klik Settings.
  • Scroll halaman hingga paling bawah.
  • Klik tulisan Advanced.
  • Cari dan temukan bagian Reset and clean up.
  • Klik Clean up computer.
  • Klik tombol Find.
  • Tunggu Chrome mendeteksi software berbahaya.

Jika ditemukan software berbahaya, klik Remove untuk menghapusnya. kamu mungkin juga akan disuruh merestart ulang komputer atau laptop yang kamu pakai.

Kalau kamu tak yakin malware sudah hilang, kamu juga bisa me-reset browser kembali ke settingan default. Berikut panduan untuk melakukannya:

  • Buka aplikasi Chrome.
  • Klik Settings.
  • Scroll halaman hingga paling bawah.
  • Klik tulisan Advanced.
  • Cari dan temukan bagian Reset and clean up.
  • Klik Restore settings to their original defaults.
  • Klik Reset settings.

      2. Kedua cara menghilangkan malware di Mozilla Firefox dengan mudah:
  • Buka aplikasi Mozilla Firefox.
  • Klik menu Help.
  • Klik Troubleshooting Information.
  • Klik Refresh Firefox.
  • Klik lagi tombol Refresh Firefox pada jendela konfirmasi.
  • Tunggu sebentar dan klik Finish.

      3. Ketiga cara menghilangkan malware di Microsoft Edge:
  • Klik tombol Start pada taskbar komputer atau laptop.
  • Klik Apps and Features.
  • Cari Microsoft Edge dan klik Advanced options.
  • Klik Reset.
  • Selesai, kamu telah berhasil menerapkan cara menghilangkan malware di perangkat kamu. 

6 Tanda-Tanda  Komputer kamu diserang oleh Malware 

kamu memang sudah tahu bagaimana cara menghilangkan malware. Namun, tahukah kamu tanda-tanda ketika komputer atau laptop kamu terkena malware?

Saya akan  merangkum enam kamu yang sering terjadi ketika malware sudah menyerang. Dengan begitu Anda bisa segera melakukan tindakan untuk mengamankan perangkat kamu ya .

1. Banyak Popup Mencurigakan Muncul


Salah satu tanda paling jelas ketika komputer atau laptop terserang malware adalah munculnya popup iklan yang mencurigakan. Pembuat malware bisa menyerang korbannya dengan menampilkan iklan-iklan popup. Seringkali iklan popup dari malware mengarahkan ke website-website berbahaya. 

Baca juga: cara mengatasi blackscren pada windows

2. Sering Terjadi Redirect


Salah satu tujuan dari dibuatnya malware adalah mengarahkan korbannya untuk membuka website-website yang diinginkan oleh pembuat malware. Pembuat malware akan mengarahkan kamu ke website yang mereka inginkan melalui redirect. 

Nah, ketika kamu sering mendapatkan redirect ke website-website mencurigakan, sebaiknya kamu harus mulai waspada. Apalagi jika kamuhanya membuka Google dan terjadi redirect ke website yang mencurigakan. Bahkan mereka bisa mengarahkan korbannya ke website yang mirip dengan website asli yang ingin dibuka korban. 

contohnya nih: bagi bagi kuota 30 gb klik link  di bawah ini , nah itu kalian harus hati-hati dan waspada karena di link itu biasanya si pengirim memberikan malware di website nya atau bisa juga mengambil data dari si korbanya so kalian harus hati-hati

3. Terdapat modus penipuan

ada modus lain  yang biasanya digunakan pembuat malware adalah dengan menakut-nakuti korbannya. Jika kamutiba-tiba sering mendapatkan notifikasi bahwa komputer/laptop kamu terjangkit virus, kamu jangan langsung percaya. 

Lihat apakah notifikasi tersebut datang dari website yang mencurigakan atau tidak. Biasanya pembuat malware mengirimkan notifikasi yang bombastis dan membuat korbannya segera mengunduh software apa pun yang disediakan. 


4. Postingan Misterius Muncul di Media Sosial


Media sosial kamu juga bisa menjadi indikasi pertama jika perangkat yang kamu gunakan terserang malware. Apabila akun media sosial kamu tiba-tiba memposting sesuatu tanpa sepengetahuan kamu, mulai waspada. Artinya kemungkinan perangkat kamu sudah diretas dan harus segera melakukan scanning. 

5. Datangnya Ancaman

Tidak hanya merusak perangkat, pembuat malware juga bisa meminta tebusan kepada korbannya. Mereka biasanya mengancam untuk menghapus data atau menyebarkan data sensitif jika korban tidak melakukan apa yang diinginkan. 

6. Tools Default Sistem Tidak Dapat Digunakan

Indikasi terakhir adalah tidak berfungsinya tools default dari sistem seperti Task Manager atau Registry Editor. Jika tiba-tiba tidak bisa menggunakan tools default dari sistem,kamu harus segera waspada. Sebab malfungsi tools default sistem merupakan tanda self-defense dari malware. 


Jenis-jenis Malware

1. virus

Virus adalah perangkat lunak berbahaya yang biasanya berada di sebuah file atau dokumen.yang dimana virus tersebut akan aktif ketika penggunanya menggunakan atau membuka file tersebut. Virus dirancang untuk mengganggu sistem operasi di perangkat pengguna. Akibatnya, virus dapat menyebabkan masalah operasional yang signifikan dan pengguna dapat kehilangan data.

2. Worm 

Jenis virus ini dapat menggandakan dirinya sendiri dan menyebar  ke perangkat lain melalui jaringan internet. Worm ini bisa masuk keparangkat kita  melalui koneksi jaringan internet atau dari file maupun dokumen  yang kita  diunduh. Jenis worm ini berbeda dengan virus, setelah masuk,  worm tersebut dapat  menggandakan dirinya sendiri tanpa  campur tangan manusia . worm ini  juga bisa langsung menyebar ke seluruh jaringan atau melalui koneksi internet.

4. Virus Trojan 

Malware jenis ini biasanya menyamar sebagai aplikasi jadi membuat orang tertipu.dan ketika  pengguna mengunduh dan menggunakannya, virus trojan tersebut akan aktif dan  kemudian dapat  mencuri data penting di perangkat pengguna. Selain itu , karena trojan ini sifatnya yang diam-diam, virus trojan juga dapat membuka semua akses pintu belakang ke sistem perangkat penggunanya dan virus tersebut melakukan berbagai hal seperti memblokir, menghapus, menyalin data, dan mengubah, serta mengganggu kinerja komputer atau perangkat lainya. Virus ini sangat berbeda dengan  jenis virus dan worm, trojan dimana tidak didesain untuk menggandakan dirinya sendiri.jn

5. Spyware

malware jenis ini dirancang untuk memasuki perangkat kamu, dan mengumpulkan semua data pengguna perangkat, dan mengirimkan  ke pihak ketiga tanpa persetujuan penggunanya. 

Spyware ditanamkan di perangkat-perangkat tanpa sepengetahuan si pengguna. Nah, spyware ini dapat mencatat  semua aktivitas di perangkat, mulai dari informasi pribadi kamu, kata sandi, nomor kartu kredit, dan dan yang lainnya.


6. Ransomware 

malware ini biasanya digunakan oleh cyber criminal untuk mengancam dan meminta uang tebusan dari sang pengguna perangkat. Ransomware merupakan sejenis malware yang digunakan untuk mencari penghasil uang kriminal yang dapat dipasang melalui tautan tipuan dalam email, pesan sms, atau situs web. malware ini juga  memiliki kemampuan untuk mengunci layar komputer atau mengenkripsi file penting yang telah ditentukan sebelumnya dengan kata sandi. (Mark Schiefelbein) Adware Adware biasanya menampilkan iklan berkedip atau jendela pop-up saat pengguna melakukan tindakan tertentu. Meskipun tidak selalu bersifat berbahaya, adware yang agresif dapat merusak keamanan perangkat kamu, misalnya membantu mengirim malware yang sering kali termasuk spyware. Adware lebih bersifat invasif dan menjengkelkan ketika muncul di perangkat pengguna.

7. Botnet 

Botnet adalah jaringan perangkat komputer yang dibajak kemudian digunakan untuk melakukan berbagai penipuan dan serangan siber. Istilah "botnet" berasal dari kata "robot" dan "network". Perakitan botnet biasanya merupakan tahap infiltrasi dari skema multi-layer. Bot berfungsi sebagai alat untuk mengotomatiskan serangan massal, seperti pencurian data, kerusakan server, dan distribusi malware. Botnet menggunakan perangkat Anda untuk menipu orang lain atau menyebabkan gangguan, tanpa persetujuan pengguna.



2 Tips Terhindar dari Malware

kamu memang sudah tahu tanda-tanda perangkat terkena malware. Begitu pula dengan cara mengatasi malware pada perangkat. Tapi tentunya kamu tak mau lagi terkena malware, bukan? 
Untuk menghindari kejadian yang sama, sebagai bonus di bawah ini kami menyediakan tips agar kamu terhindar dari malware.

1. Selalu Update OS

Walaupun terlihat sepele, menggunakan OS versi terbaru bisa membantu kamu terhindar dari malware. Versi terbaru dari OS adalah perbaikan dari versi-versi sebelumnya, termasuk isu-isu keamanannya. Jadi pastikan untuk menggunakan sistem operasi terbaru untuk menghindari masalah keamanan.

baca juga : Cara mengatasi laptop gagal booting 

2. Scan Komputer/Laptop Secara Berkala


Malware bisa menyusup kapan saja dan bersembunyi agar tidak terdeteksi oleh sistem. Oleh karena itu, kamuperlu mengecek keadaan laptop/komputer secara berkala agar jika ada hal mencurigakan, bisa diselesaikan sesegera mungkin.  

Sudah Berhasil belum Menghilangkan Malware?

Kesimpulan


Apa  bedanya malware dengan virus?
virus malware Virus adalah salah satu jenis malware dan menjadi istilah umum untuk menggambarkan infeksi pada komputer. Malware adalah istilah luas untuk menggambarkan software jahat (malicious software) apa saja yang menginfeksi komputer seperti adware, spyware, worm, trojan, ransomware dan termasuk juga virus itu sendiri.

Bagaimana malware mempengaruhi komputer kamu?
Malware diciptakan untuk merusak semua yang ada di komputer bahkan membuat windows di komputer menjadi crash. untuk keberadaan keberadaan virus Malware saat menyusup ke sistem komputer ataupun smartphone kita.dan hacker memiliki banyak cara untuk dapat menyisipkan malware ke dalam website kamu.

Virus malware yang berada di internet berfungsi untuk merusak dengan menyusup ke sistem komputer atau handphone kamu. Dan jika virus malware tersebut masuk ke komputer kita maka banyak hal nantinya yang akan terjadi misalnya mengambil data penting dari kita atau kerusakan pada komputer.

Perbedaan virus trojan dengan malware

Trojan merupakan  virus sejenis malware yang diberi nama berdasarkan kuda kayu Yunani yang digunakan untuk menyusup ke dalam Troy. para pengguna komputer atau smartphone mungkin tidak akan sadar kalau perangkat mereka terkena virus trojan, karena ketika mereka membuka aplikasi akan berjalan seperti biasa. 

Apa itu virus wrom

virus worm dalam keamanan komputer, adalah sebuah virus yang digunakan sebuah program komputer yang dapat dimana menggandakan dirinya secara sendiri dalam sistem komputer. 

Perbedaan virus malware, wrom, dan trojan

Virus Worm merupakan virus yang sejenis dengan  malware yang memiliki tujuan berbeda dengan virus. Untuk Virus Worm sendiri dia  tidak menginfeksi data atau program. namun, virus tersebut akan menyalin dirinya untuk menyusup ke  komputer lainnya lewat jaringan yang bisa dibamana bisa membuat  beban pada sistem operasi windows di komputer dan bandwith jaringan.

Apakah virus worm berbahaya


Sebenarnya virus ini tidak terlalu berbahaya. Tetapi, jika terus menerus kamu dibiarkan, virus tersebut mempunya kemampuan menggandakan diri secara cepat sehinggadapat menyebabkan harddisk dan memori  komputer kamu akan menjadi penuh penuh. jenis  virus komputer ini biasanya menginfeksi komputer atau perangkat yang lainya, yang terhubung dengan jaringan  internet dan mempunyai sebuah email.

Setelah menerapkan cara menghilangkan malware di atas, apakah kamu telah berhasil menghilangkan malware di perangkat kamu? Jika sudah, tentu hal tersebut merupakan kabar baik dan kamu bisa melanjutkan penerapan tips cara agar  terhindar malware.

Demikian artikel mengenai cara menghilangkan malware dan tips agar terhindar dari serangan malware. Tinggalkan komentar di bawah jika kamupunya masukan, saran, atau kritik untuk artikel ini. Jangan lupa subscribe Blog Niagahoster agar tidak ketinggalan update tentang keamanan online, website, blog, dan topik menarik lainnya!

tkutdcgutdkgfvjhvhjvjhvhvhhv